Gabung dan Daftarkan diri anda di Situs Judi Bola - Bandar Casino Online KasirJudi.com, Maka anda akan mendapatkan Bonus Sportsbook 20% Kepada Member baru, Bonus Judi Casino Online 5% Cashback, Rolling Taruhan Poker Online 1%, Cashback hingga Rp. 3.000.000 dengan Minimum Deposit Rp. 50.000

Perjuangan Iago Aspas Menyelamatkan Karir Sebagai Penyerang

Banyak pencinta sepakbola zaman sekarang mungkin tidak tahu bahwa penyerang andalan Celta Vigo, Iago Aspas, dulunya pernah bermain untuk Liverpool selama beberapa musim. Ia juga sempat dipinjamkan di beberapa klub Premier League sebelumnya akhirnya kembali ke Celta Vigo.

Perjuangan Iago Aspas Menyelamatkan Karir Sebagai Penyerang

Perjuangan Iago Aspas Menyelamatkan Karir Sebagai Penyerang

Ketika muda, Aspas sudah menunjukkan permainan yang mengesankan sehingga membuatnya diminati oleh Liverpool. Ia harus meninggalkan klub masa kecilnya, Celta Vigo, untuk pindah ke Liverpool demi meniti karir yang lebih baik.

Aspas merupakan salah satu pilihan reguler selama berada di Celta Vigo. Ia mencetak 23 gol ketika Celta masih bermain di kasta kedua liga Spanyol pada tahun 2013. Permainannya memikat hati pelatih Liverpool kala itu, Brendan Rogers.

Pada Juni 2013, Aspas akhirnya menyepakati kontrak bersama Liverpool dan terbang ke Inggris untuk menjalani petualangan baru bersama the Reds. Sebuah langkah besar bagi anak kampung berusia 23 tahun.

“Selalu sulit untuk pergi dari rumah,” ujar Aspas. “Ini bukan hanya tentang klub yang anda suka, saya juga punya kelaurga disini, teman-teman saya, tapi ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi saya. Saya ingin untuk mempunyai pengalaman bermain di liga lainnya, terutama di Premier League. Untuk bisa melakukannya bersama Liverpool, sebuah klub dengan sejarah mengagumkan di Eropa, merupakan sesuatu yang luar biasa.”

Segalanya berjalan dengan baik ketika memasuki pra-musim. Akan tetapi, semuanya berubah setelah Premier League berjalan. Aspas terlihat sulit untuk beradaptasi dengan sepakbola Inggris dan akhirnya hanya menjadi pilihan kedua.

“Saya tidak dapat tinggal karena saya ingin bermain sebanyak mungkin dan disana saya tidak memiliki itu, tidak ketika Suarez bermain seperti itu.”

Iago Aspas kemudian pindah ke Sevilla. Meskipun demikian, kepindahan ini tidak memberikan perubahan apapun karena Aspas hanya bisa menyaksikan teman-temannya berlaga dari bangku cadangan. Aspas kemudian kembali lagi ke klub kesayangannya sejak kecil, Celta Vigo.

Dua tahun setelah meninggalkan Celta, permainannya menjadi semakin matang. Hanya tiga bulan berseragam Celta Vigo, ia mencetak dua gol melawan Barcelona dan menjadi kunci kemenangan pada pertandingan tersebut. Aspas mampu menjaga performanya dan rutin mencetak gol untuk membawa hasil positif bagi Celta Vigo. Hasilnya, ia akhirnya menjalani debut pertama bersama timnas Spanyol saat sudah berusia 29 tahun. Sungguh bukan perjuangan yang mudah bagi anak kampung berusia 29 tahun yang berani menerima tantangan untuk bisa berlaga di berbagai kompetisi besar Eropa.